PEMERIKSAAN TB SO DAN TB RO PADA PEGAWAI

 


Tahukah Kamu…?

Pegawai rumah sakit merupakan salah satu kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi terpapar Tuberkulosis (TB) dibandingkan masyarakat umum. Risiko ini muncul karena aktivitas pelayanan kesehatan yang memungkinkan terjadinya kontak dengan pasien, pengunjung, maupun lingkungan kerja yang berpotensi mengandung bakteri Mycobacterium tuberculosis.

Sebagai bentuk perlindungan terhadap kesehatan pegawai sekaligus upaya pencegahan penularan di lingkungan rumah sakit, RSUD Pasar Rebo melaksanakan pemeriksaan Tuberkulosis (TB) sebagai bagian dari Medical Check Up (MCU) Pegawai. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi gangguan kesehatan secara dini sehingga apabila ditemukan dugaan tuberkulosis, penanganan dapat segera dilakukan sesuai standar pelayanan kesehatan.

Pemeriksaan TB dalam MCU terdiri dari Tuberkulosis Sensitif Obat (TB SO) dan Tuberkulosis Resisten Obat (TB RO).

1.     Apa itu TB SO?

Tuberkulosis Sensitif Obat (TB SO) adalah penyakit tuberkulosis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang masih dapat diobati menggunakan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) lini pertama sesuai pedoman nasional.

Melalui Medical Check Up (MCU), pemeriksaan TB SO bertujuan untuk mendeteksi secara dini kemungkinan adanya infeksi tuberkulosis pada pegawai sehingga pengobatan dapat segera diberikan, mencegah penularan kepada pasien, rekan kerja, maupun keluarga, serta menjaga lingkungan kerja yang aman dan sehat.

Jenis Pemeriksaan TB SO

Pemeriksaan yang dilakukan meliputi:

ü  Pemeriksaan Fisik

Dilakukan oleh dokter untuk mengetahui kondisi kesehatan pegawai, mengevaluasi adanya gejala yang mengarah pada tuberkulosis, serta menentukan pemeriksaan lanjutan apabila diperlukan.

   ü  Foto Rontgen Dada (Thoraks)
    Bertujuan untuk melihat kondisi paru-paru dan mendeteksi adanya gambaran yang mengarah pada       infeksi tuberkulosis.

  ü  Tes Cepat Molekuler (TCM)
    Pemeriksaan laboratorium yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan bakteri Mycobacterium        tuberculosis. Pemeriksaan ini dilakukan sesuai indikasi medis berdasarkan hasil skrining dan              evaluasi dokter.

 

2.     Apa itu TB RO?

Tuberkulosis Resisten Obat (TB RO) adalah penyakit tuberkulosis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang telah mengalami kekebalan terhadap salah satu atau beberapa jenis Obat Anti Tuberkulosis (OAT), terutama Rifampisin. Kondisi ini memerlukan penanganan dan pengobatan khusus sesuai pedoman nasional.

Pemeriksaan TB RO dalam Medical Check Up bertujuan untuk mendeteksi secara dini kemungkinan adanya resistensi obat sehingga pegawai dapat memperoleh penanganan yang tepat dan mencegah terjadinya penularan di lingkungan rumah sakit.

Jenis Pemeriksaan TB RO

Pemeriksaan yang dilakukan meliputi:

ü  Pemeriksaan Fisik
Dilakukan oleh dokter untuk menilai kondisi kesehatan pegawai serta menentukan kebutuhan pemeriksaan lanjutan.

ü  Foto Rontgen Dada (Thoraks)
Digunakan untuk melihat adanya kelainan pada paru-paru yang mengarah pada tuberkulosis.

ü  Tes Cepat Molekuler (TCM)
Selain mendeteksi bakteri tuberkulosis, pemeriksaan ini juga dapat mengetahui apakah bakteri memiliki resistensi terhadap Rifampisin sebagai salah satu obat utama tuberkulosis.

ü  Spirometri
Dilakukan untuk mengevaluasi fungsi paru sebagai bagian dari penilaian kondisi kesehatan pegawai.

Mengapa Pemeriksaan TB Penting bagi Pegawai Rumah Sakit?

Melaksanakan Medical Check Up secara berkala merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kesehatan diri sendiri sekaligus upaya melindungi pasien, rekan kerja, dan keluarga.

Dengan mengikuti pemeriksaan TB, pegawai telah berkontribusi dalam:


Mendeteksi tuberkulosis secara dini.
  1. Melindungi diri sendiri dari risiko komplikasi penyakit.
  2. Mencegah penularan tuberkulosis di lingkungan rumah sakit.
  3. Menjaga keselamatan pasien, pengunjung, dan sesama pegawai.
  4. Mendukung program pengendalian tuberkulosis nasional.
  5.  Mewujudkan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) yang sehat, aman, dan produktif.

Pertanyaan seputar MCU Online terintegrasi :

  1. Kapan karyawan bertemu dokter MCU ? jawabannya adalah, ketika meminta formulir pemeriksaan penunjang dan di akhir pemeriksaan untuk menjelaskan hasil kesimpulan pemeriksaan penunjang (jika diperlukan).
  2. Kapan karyawan bertemu petugas penunjang untuk dilakukan pemeriksaan penunjang? Jawabannya adalah, Ketika dokter MCU sudah melengkapi saran-saran pemeriksaan lanjutan pada karyawan.
  3. Apakah Ini Berbayar ? Jawabannya adalah tidak berbayar. Untuk biaya MCU hingga pemeriksaan penunjang akan di tanggung rumah sakit.
  4. Bagaimana jika ada pengobatan lanjutan ke dokter Spesialis?. Jawabannya adalah, Jika ada pengobatan lanjutan yang diharuskan ke dokter spesialis, makan pegawai bisa menggunakan BPJS nya sebagai jaminan kesehatan.
  5. Apakah Hasil MCU Ini akan di share disini? Jawabannya adalah Tidak, karena MCU sifatnya Privasi, jadi yang mengetahui hasilnya hanya yang bersangkutan.
  6. Apakah semua hasil MCU akan di informasikan kepada yang bersangkutan satu persatu? jawabannya adalah, hanya yang mendapatkan saran dilakukan tindak lanjut oleh dr MCU (Beresiko Sedang dan Berat ) yang akan di infokan, sedangkan yang tidak mendapatkan rekomendasi untuk pemeriksaan penunjang (Resiko Rendah) tidak akan di hubungi, tapi akan di evaluasi di MCU berikutnya.
  7. Bagaimana dengan yang tidak sempat mengisi link hingga tanggal yang Di tentukan? Jawabannya, orang tersebut akan di ikutkan dalam periode pemeriksaan MCU karyawan berikutnya.

Apa saja yang harus disiapkan sebelum mengisi Google Form MCU tersebut :

 

  1.  No. Rekam Medis
  2. Tekanan Darah
  3. Jumlah denyut nadi dalam satu menit.
  4. Frekwensi nafas dalam satu menit
  5. Suhu Tubuh.
  6. Berat Badan
  7. Index Masa Tubuh ( Rumus IMT = BB (Kg) : TB (m) X TB (m) )
  8. Lingkar Perut
  9. Tinggi Badan
  10. Lingkar Panggul

Persiapkan semua data tersebut sebelum anda membuka Google Formnya. Mintalah bantuan petugas medis yang ada di dekat area anda bekerja untuk mengukur nya.  

 

https://forms.gle/sKYorCLaPsyiGhnc8 

Komentar

Paling banyak dilihat

Pemeriksaan Usap Dubur (Swab Rektal)

Jaga Kesehatan Mental di Tempat Kerja